11 Dec 2017
MEDIATOR / ADJUDIKATOR / ARBITER
TENTANG BAPMI | PENDAPAT MENGIKAT | MEDIASI | ADJUDIKASI | ARBITRASE | MEDIATOR/ADJUDIKATOR/ARBITER | PERATURAN ACARA | KEGIATAN
Seleksi
Persyaratan
Pedoman Benturan Kepentingan
Daftar Mediator
Daftar Adjudikator
Daftar Arbiter
Kode Etik
Sidang Etik

 

FAQ
Berita
Artikel
Referensi
Glosarium
Simulasi Biaya
Biaya-biaya Arbitrase
Biaya-biaya Mediasi

 

Sidang Etik

Dewan Kehormatan menerima, memeriksa dan memutus pengaduan mengenai dugaan pelanggaran Etika Perilaku (Code of Conduct) yang dilakukan oleh Mediator/ Adjudikator/ Arbiter BAPMI sebagai instansi pertama dan terakhir. Pengaduan dapat disampaikan oleh Pengurus BAPMI, salah satu pihak yang bersengketa atau pihak lain yang berkepentingan. Pemeriksaan dilaksanakan oleh Dewan Kehormatan melalui Sidang Etika Perilaku dengan memanggil dan mendengar keterangan dari pihak pengadu dan pihak teradu.

Putusan diambil oleh Dewan Kehormatan berdasarkan musyawarah mufakat atau voting suara terbanyak paling lama 30 hari kerja sejak persidangan dimulai. Putusan harus memuat pertimbangan yang menjadi dasarnya dan menunjuk pada pasal-pasal Etika Perilaku (Code of Conduct) yang dilanggar. Segera setelah menerima salinan putusan Dewan Kehormatan, Pengurus melaksanakan putusan tersebut dan menyampaikan laporan kepada seluruh Anggota BAPMI dan Ketua OJK mengenai putusan tersebut dan tindakan yang telah dilakukan.

Apabila Mediator/ Adjudikator/ Arbiter BAPMI diputuskan terbukti melakukan pelanggaran terhadap Etika Perilaku (Code of Conduct), Mediator/ Adjudikator/ Arbiter, sanksi atau hukuman dapat berupa:

  1. teguran, baik lisan maupun tertulis;
  2. peringatan secara tertulis;
  3. pemberhentian sementara sebagai Mediator/ Adjudikator/ Arbiter BAPMI;
  4. pemberhentian selamanya sebagai Mediator/ Adjudikator/ Arbiter BAPMI.
Tautan | Perjanjian Pengguna | Komentar anda | Beritahukan Teman
Copyright © 2006 - Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia - All Rights Reserved