20 Jan 2020
Arbitrase
TENTANG BAPMI | PENDAPAT MENGIKAT | MEDIASI | ADJUDIKASI | ARBITRASE | MEDIATOR/ADJUDIKATOR/ARBITER | PERATURAN ACARA | KEGIATAN
Pendahuluan
Pendaftaran
Perjanjian Arbitrase
Penunjukan Arbiter
Pemeriksaan
Putusan
Pelaksanaan
Biaya
Alur Proses

 

FAQ
Berita
Artikel
Referensi
Glosarium
Biaya-biaya Arbitrase
Biaya-biaya Mediasi

 

Pendaftaran

Notifikasi:
Para pihak yang telah terikat dengan Perjanjian Arbitrase dan menghendaki proses Arbitrase BAPMI segera diselenggarakan, maka salah satu pihak yang akan bertindak sebagai pemohon (penggugat) harus menyampaikan pemberitahuan (notifikasi) terlebih dahulu kepada pihak lawannya bahwa syarat Arbitrase sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Arbitrase telah berlaku sehingga penyelesaian sengketa akan segera diajukan kepada Arbitrase BAPMI. Di dalam notifikasi sekaligus juga diusulkan jumlah Arbiter (apakah Arbiter Tunggal ataukah Majelis Arbitrase, pada umumnya Arbiter berjumlah 3 orang), jika dalam Perjanjian Arbitrase belum sempat mengatur mengenai jumlah Arbiter. Kewajiban notifikasi tersebut tidak berlaku apabila Perjanjian Arbitrase dibuat setelah muncul sengketa, karena para pihak sudah sama-sama mengetahui bahwa sengketa akan segera diajukan ke Arbitrase.

Pendaftaran Gugatan (Permohonan Arbitrase BAPMI):
Setelah menyampaikan notifikasi, salah satu Pihak harus mengajukan gugatan (Permohonan Arbitrase) secara tertulis kepada BAPMI. Pihak yang mengajukan permohonan disebut "Pemohon", atau istilah dalam Pengadilan sama dengan "Penggugat". Sedangkan pihak lawannya disebut "Termohon", atau dalam istilah Pengadilan sama dengan "Tergugat".

Isi Permohonan:
Sebagaimana lazimnya suatu gugatan, maka Permohonan Arbitrase harus memuat:

  1. informasi mengenai nama, alamat dan kedudukan para Pihak (persona standi in judicio);
  2. uraian sengketa/ duduk perkara (posita);
  3. isi tuntutan (petitum).

Khusus untuk Permohonan Arbitrase BAPMI, harus mengutip dan menyertakan pula Perjanjian Arbitrase, pernyataan bahwa Pemohon akan terikat dan tunduk serta melaksanakan Putusan Arbitrase dan tidak akan mengajukan perlawaan dan/atau upaya hukum lain atas sengketa yang sama di pengadilan negeri dan lembaga peradilan manapun, dan menyertakan akta bukti dan daftar saksi fakta/ saksi ahli (jika sudah bisa disebutkan), dan bukti lunas Biaya Pendaftaran.

Verifikasi Permohonan oleh Pengurus BAPMI:
Terhadap permohonan Arbitrase BAPMI yang telah didaftarkan, Pengurus BAPMI akan memeriksa:

  1. apakah permohonan telah memenuhi syarat kelengkapan administrasinya;
  2. apakah para pihak telah terikat dengan Perjanjian Arbitrase yang menyatakan bahwa persengketaan akan diselesaikan melalui Arbitrase BAPMI;
  3. apakah persengketaan yang diajukan adalah mengenai persengketaan perdata sehubungan dengan kegiatan di bidang Pasar Modal; dan
  4. apakah Pemohon telah membayar Biaya Pendaftaran.

Apabila permohonan sudah memenuhi persyaratan di atas, Pengurus BAPMI akan menyampaikan pemberitahuan kepada Pemohon dan Termohon dalam waktu selambat-lambatnya 14 hari setelah pendaftaran bahwa permohonan diterima dan akan diproses lebih lanjut, sekaligus dicatatkan pada buku register perkara BAPMI dan diberikan nomor pendaftarannya. Proses selanjutnya setelah pendaftaran permohonan Arbitrase adalah penunjukan Arbiter atau pembentukan Majelis Arbitrase.

Tautan | Perjanjian Pengguna | Komentar anda | Beritahukan Teman
Copyright © 2006 - Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia - All Rights Reserved