17 Aug 2017
Glosarium
ABOUT BAPMI | BINDING OPINION | MEDIATION | ADJUDICATION | ARBITRATION | MEDIATOR/ADJUDICATOR/ARBITRATOR | RULES | EVENTS
FAQ
News
Articles
References
Glosarium
Cost Simulation

Kamus

Alternatif Penyelesaian Sengketa adalah sebuah penamaan untuk proses dan cara penyelesaian sengketa di luar pengadilan.

Arbiter adalah orang perseorangan yang netral yang ditunjuk untuk memberikan putusan atas persengketaan para pihak.

Arbitrase adalah salah satu jenis alternatif penyelesaian sengketa dimana para pihak menyerahkan kewenangan kepada kepada pihak yang netral, yang disebut arbiter, untuk memberikan putusan.

Arbitrase Kelembagaan adalah arbitrase yang dilaksanakan oleh suatu lembaga arbitrase dan berdasarkan peraturan dari lembaga yang bersangkutan.

BAPMI adalah singkatan dari Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia, merupakan lembaga alternatif penyelesaian sengketa khusus di bidang pasar modal yang didirikan berdasarkan akta pendirian nomor 15 dibuat dihadapan Ny Fathiah Helmi, SH, notaris di Jakarta dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan nomor C-2620 HT 01.03.TH 2002 tanggal 29 Agustus 2002 dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal 18 Oktober 2002, Nomor 84/2002, Tambahan Berita Negara Nomor 5/PN/2002.

Dewan Kehormatan adalah salah satu organ pada lembaga arbitrase yang mempunyai tugas antara lain memeriksa pengaduan mengenai adanya dugaan pelanggaran etika perilaku yang dilakukan oleh arbiter dan mediator.

Etika Perilaku adalah panduan mengenai tanggungjawab etika dan tingkah laku arbiter dalam persengketaan bisnis.

Hak Ingkar adalah hak yang dimiliki oleh pihak-pihak yang bersengketa untuk menuntut penggantian arbiter karena diduga arbiter yang bersangkutan tidak netral, tidak mandiri tidak adil, dan tidak cakap.

Jawaban adalah tanggapan tertulis termohon atas suatu tuntutan.

Kaukus adalah pertemuan informal antara mediator dengan salah satu pihak tanpa dihadiri oleh pihak lainnya dalam proses mediasi.

Kekebalan Arbitrase adalah bahwa arbiter dilindungi dari tuntutan yang muncul sehubungan dengan kuasi pengadilan yang dijalankannya dalam persidangan arbitrase.

Kesepakatan Damai adalah perjanjian yang memuat perdamaian yang dicapai oleh para pihak dalam proses mediasi.

Klausula Arbitrase adalah ketentuan di dalam perjanjian yang dibuat para pihak yang mencantumkan kesepakatan untuk menyelesaikan sengketa melalui arbitrase.

Majelis Arbitrase adalah panel yang terdiri dari tiga atau lebih arbiter yang akan memimpin jalannya persidangan arbitrase.

Mediator adalah pihak netral yang ditunjuk untuk memfasilitasi pertemuan dan membantu para pihak mencapai perdamaian.

Mediasi adalah salah satu jenis alternatif penyelesaian sengketa dimana persengketaan para pihak diselesaikan melalui negosiasi dengan bantuan pihak ketiga yang netral yang disebut mediator.

Pemohon adalah pihak yang mengajukan permintaan penyelesaian sengketa melalui arbitrase.

Pendapat Mengikat adalah salah satu jenis alternatif penyelesaian sengketa dimana perbedaan pendapat di antara para pihak diselesaikan melalui pemberian pendapat dari pihak ketiga yang ahli dan netral.

Perjanjian Arbitrase adalah perjanjian para pihak untuk menyelesaikan sengketa melalui arbitrase yang dituangkan dalam klausula arbitrase atau perjanjian tersendiri.

Putusan Arbitrase adalah keputusan tertulis yang dijatuhkan oleh arbiter atas sengketa yang telah diperiksanya berdasarkan ketentuan hukum atau berdasarkan kepatutan dan keadilan.

Self-regulatory Organization adalah institusi yang diberi kewenangan oleh undang-undang untuk mengatur anggotanya melalui peraturan yang dibuatnya sendiri.

Termohon adalah pihak yang dituntut oleh pemohon dalam arbitrase.

Tuntutan adalah permintaan uang atau ganti kerugian yang diajukan dalam arbitrase.

Tuntutan Balik adalah tuntutan yang disampaikan oleh termohon kepada pemohon.

Links | User Agreement | Your Comment | Tell Friends
Copyright © 2006 - Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia - All Rights Reserved